3 PROSES KERJA OFFSET PRINTING JAKARTA

Offset printing Jakarta merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam dunia percetakan yang sangat populer di masyarakat modern saat ini. Seiring dengan semakin meningkat kebutuhan mereka dalam melakukan pencetakan dalam jumlah besar, serta tuntutan untuk mendapatkan kualitas hasil cetak yang tinggi, maka percetakan murah yang menggunakan teknik ini juga banyak bermunculan. Bukan hanya kualitasnya yang tidak tertandingi dari setiap lembar hasil cetakannya, jenis teknik cetak ini juga mempunyai keuntungan berupa harga yang murah. Tak heran jika banyak masyarakat yang memilih teknik ini. Namun, bagaimana sebenarnya cara kerja printing ini hingga mampu memberikan kualitas maksimal dengan harga minimal? Berikut ini uraian lebih lengkapnya tentang proses kerja dari offset printing.

# Proses Pra-Cetak

Pada saat konsumen memberikan file yang akan dicetak, tidak serta-merta pihak perusahaan percetakan langsung melakukan proses cetak. Ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelumnya yang sering disebut proses pra-cetak. Berikut ini proses pra-cetak yang dilakukan begitu file dari konsumen diterima:

1. Membuat film (gambar) berdasarkan file yang diberikan konsumen.

2. Membuat plat yang terbuat dari bahan karet atau alumunium.

3. Merekam atau memfotokopi film yang sudah dibuat di atas plat.

4. Memasang plat yang sudah terdapat rekam film ke mesin cetak.

5. Menyiapkan kertas sesuai dengan pesanan konsumen.

6. Menyiapkan berbagai warna tinta sesuai permintaan konsumen serta bahan chemical, seperti alkohol, fountain, dan sebagainya.

Setelah semua perlengkapan di atas tersedia, letakkan pada tempatnya masing-masing. Plat dipasang di atas roll yang biasa terletak di bawah mesin cetak. Sementara, kertas diletakkan di bawah roll (bagian yang mendatar) dan tinta diletakkan pada tempatnya.

# Proses Cetak

Sebelum proses pencetakan dimulai, lakukan penyetelan warna untuk memastikan bahwa warna yang dihasilkan nantinya sudah sesuai dengan keinginan. Biasanya, pada proses ini dibutuhkan beberapa kertas percobaan (dan akhirnya menjadi sampah) hingga warna benar-benar cocok. Setelah semua ready, proses pencetakan pun dimulai. Pada saat mencetak, tinta akan bersinggungan dengan roll yang sudah ada platnya. Selain itu, tinta juga akan bersinggungan dengan kertas. Dengan begitu, desain yang terdapat pada plat berpindah ke kertas, kemudian keluar sebagai sebuah cetakan.

# Proses Finishing Cetakan

Saat hasil cetakan sudah keluar, tidak bisa langsung diserahkan kepada konsumen. Sebab, tinta yang terdapat pada hasil cetakan ini masih basah. Hasil cetakan harus dikeringkan terlebih dahulu selama beberapa saat hingga benar-benar kering. Setelah proses pengeringan selesai, saatnya memberikan beberapa modifikasi sesuai dengan permintaan konsumen. Sebagai contoh, memotong kertas sesuai ukuran, merapikan pinggir kertas, memberi hiasan di kertas, membuat kesan muncul (embossed) pada tulisan, melaminating dengan plastic agar mengkilap atau dop, dan sebagainy

RECENT POSTS

ARCHIVE