PENTINGNYA KEMASAN PADA KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN TERHADAP SEBUAH PRODUK


Beberapa orang menganggap kalau kemasan dari sebuah produk merupakan sesuatu yang tidak penting karena yang terpenting adalah produk itu sendiri dan bukan kemasannya.

Tetapi beberapa penelitian mengatakan yang sebaliknya, ternyata kemasan dari sebuah produk merupakan salah satu faktor penentu bagi konsumen apakah akan membeli sebuah produk atau tidak. Mengacu kepada hal ini maka proses pengembangan sebuah kemasan merupakan tahap yang penting dan perlu dilakukan dengan baik.

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan pada saat tahap pengembangan kemasan dari sebuah produk.

Fungsi

Sebelum memikirkan hal lainnya, kita harus mengingat kalau kemasan sebuah produk tidak hanya digunakan sebagai "pemanis" tetapi dari segi fungsinya juga yaitu sebagai pengemas produk itu sendiri. Untuk membuat sebuah kemasan berfungsi dengan baik, kita harus menentukan bahan, ukuran, dan bentuk dari kemasan tersebut agar sesuai bagi produk yang akan dikemas. Jika produk yang akan dikemas cukup berat, ketebalan bahan yang digunakan haruslah memadai. Selain itu bentuk kemasan juga harus menarik dan efisien untuk mengemas produk yang ada.

Design

Setelah bahan dan spesifikasi dasar dari kemasan sudah ditentukan, design dari kemasan tersebut tidak kalah penting untuk dikembangkan. Dalam tahap ini bekerja sama dengan designer yang berpengalaman merupakan langkah yang tepat untuk mempermudah proses design. Design yang dibuat haruslah menarik dan sesuai dengan produk yang dikemas. Design kemasan yang baik bukan hanya menarik tetapi juga memuat semua informasi yang berhubungan dengan produk yang dikemas seperti komposisi (untuk kemasan makanan, kosmetik, dsb), cara penggunaan, dimana produk tersebut dibuat, dan informasi-informasi lain yang diperlukan konsumen dalam melakukan keputusan pembelian.

Untuk membuat kemasan semakin menarik, beberapa finishing pendukung juga dapat diaplikasikan pada kemasan tersebut seperti laminasi doff, laminasi glossy, hot stamp, emboss, deboss, dan lain sebagainya.

RECENT POSTS

ARCHIVE