MENGENAL OFFSET PRINTING, JENIS PERCETAKAN MURAH UNTUK SKALA BESAR

Di tengah pertumbuhan digital printing, kebutuhan masyarakat terhadap offset printing di dunia percetakan ternyata belum mengalami penurunan. Popularitasnya mungkin belum setara dengan digital printing, tapi offset printing perlahan tapi pasti mulai dicari konsumen yang membutuhkan jasa cetak dan pengemasan dengan kualitas terbaik.

Jika Anda belum terlalu familiar dengan offset printing, mari kita pelajari definisi dan fungsinya berikut ini.

Offset printing dan prinsip kerjanya

Secara garis besar, digital printing dan offset printing punya tugas yang sama: mencetak dari satu jenis media ke media lain. Bedanya, kalau versi digital memakai software dan perangkat elektronik seperti PC, maka versi offset menggunakan mesin yang lebih besar dan teknik berbeda.

Gambar yang akan dicetak ditransfer (offset) terlebih dulu ke plat lembaran karet menuju tahap litografi. Proses tersebut ditentukan berdasarkan sifat minyak dan air yang notabene tak akan bersatu. Ada pula pemuat citra yang diterapkan dalam teknik offset yang bertujuan untuk mengambil tinta dari penggulung yang nantinya akan memberikan hasil cetak terbaik.

Sementara bagian lain yang tidak ikut tercetak akan menarik air yang membuatnya terbebas dari tinta. Proses cetak yang melibatkan tinta basah biasanya akan melewati tahap pengeringan. Tahap tersebut akan membutuhkan waktu lebih lama karena media yang Anda cetak di percetakan Jakarta harus benar-benar mengering.

Selain itu, pemakaian mesin yang lebih besar memungkinkan pegiat usaha printing mencetak produk lebih banyak dalam waktu singkat. Anda juga tak perlu mencemaskan kualitas offset printing mengingat mutu media selalu dijaga sepanjang proses berlangsung.

Kelebihan dan kekurangan offset printing

Offset printing, seperti digital printing, mempunyai kelebihan dan kekurangan yang bias Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan, antara lain:

  • Usaha printing skala besar yang memakai jenis offset dapat menghasilkan cetakan hingga ribuan lembar dalam sekali pesan. Anda yang ingin membuat konten promosi dalam jumlah banyak bisa mengandalkan teknik ini kalau budget yang disiapkan masih terbatas;

  • Mesin untuk offset printing dirancang sedemikian rupa agar dapat menghasilkan cetakan bermutu dalam media apa pun, termasuk kertas bertekstur kasar atau bergramatul tebal hingga 330 gsm. Bukan hanya itu, Anda juga dapat memesan cetakan dalam ukuran A1 hingga A0;

  • Membutuhkan warna khusus? Offset printing adalah opsi terbaik yang dapat Anda andalkan karena konsumen bisa memesan warna khusus seperti warna stabilo, emas, atau perak;

  • Menyoal kekurangan, offset printing masih kalah cepat dibandingkan digital printing. Terutama pada medianya memakai tinta basah. Offset printing juga dinilai kurang ramah lingkungan karena menghasilkan limbah/sampah cukup banyak.

Semoga informasi seputar offset printing ini membantu Anda mencetak brosur dan media lainnya dengan harga terjangkau!

RECENT POSTS

ARCHIVE