4 LANGKAH MERAWAT MESIN OFFSET PRINTING AGAR TAHAN LAMA

Kualitas cetak dokumen, kalender meja, hingga kardus dengan offset printing ditentukan dengan jenis mesin yang digunakan. Kendati fungsinya sama-sama mencetak seperti printer, perbedaan dalam teknik dan komponen membuat pemakaian maupun perawatannya berbeda. Sebagian besar mesin offset yang digunakan di Indonesia pun masih didatangkan dari India, Tiongkok, hingga Jerman.

Selain ukurannya yang lebih besar, mesin offset printing juga dibanderol dengan harga lebih mahal dibandingkan digital printing. Maka dari itu, untuk menekan pengeluaran, Anda perlu merawat mesin tersebut dengan langkah-langkah berikut ini:

1. Harus dioperasikan operator andal

Anda mungkin membutuhkan waktu sebentar untuk menguasai printer biasa, tetapi lain ceritanya saat mengoperasikan mesin untuk offset printing. Fitur-fitur yang terdapat dalam mesin ini lebih kompleks, sehingga harus dijalankan operator terlatih. Jadi, kalau Anda hendak menjalankan jasa layanan printing atau memiliki penyedia jasa, pastikan operator yang mengoperasikan mesinnya benar-benar orang yang mengenal mesin. Dengan demikian, kerusakan akan terhindar dan perangkat cetak dapat beroperasi dalam jangka waktu lama.

2. Memakai jasa servis untuk perawatan

Dengan fitur dan komponen rumit, perawatan terhadap mesin offset printing pun sebaiknya ditangani orang-orang yang ahli juga. Anda yang membeli perangkat baru bakal menerima kontak dari penyedia produk, termasuk layanan servis terpercaya. Tak ada salahnya untuk menggunakan jasa mereka agar mesin tetap bisa dipakai untuk menghasilkan produk-produk terbaik seperti brosur maupun hard box. Anda juga bisa memantau pemeriksaan dan mempelajarinya agar nanti saat penyedia servis sedang berhalangan, Anda bisa mengatasi masalah sendiri.

3. Memperhatikan kebersihan mesin

Salah satu langkah yang akan mencegah kerusakan mesin offset printing adalah memeriksa kebersihan dalam tiap komponennya. Seperti dalam printer kebanyakan, kotoran yang masuk ke dalam mesin yang dibiarkan menumpuk akan mengurangi performa mesin. Akibatnya, hasil cetakan juga tak akan maksimal dan mengecewakan konsumen. Alangkah baiknya Anda meminta operator yang menjalankan mesin untuk memeriksa kebersihan komponen. Beli juga alat-alat khusus dan memadai untuk mengangkat kotoran dari mesin tersebut.

4. Memeriksa sambungan listrik mesin

Faktor selanjutnya yang akan membuat mesin offset printing Anda bertahan lama adalah sambungan yang memasok listrik. Anda harus memastikan arus listriknya stabil supaya mesin terus bekerja dengan baik. Pastikan satu colokan digunakan untuk satu mesin saja, karena memakainya untuk banyak mesin akan sangat membahayakan performanya. Memaksakan satu stop kontak untuk lebih dari satu mesin bakal menyebabkan kerusakan hingga kecelakaan yang tak diinginkan seperti kebakaran. Ganti juga colokan atau kabel yang rusak untuk menghindari korsleting.

Semoga informasi ini membantu Anda mengoptimalkan mesin untuk offset printing demi menghasilkan box packaging dan produk pengemasan lain yang berkualitas.

RECENT POSTS

ARCHIVE